Langsung ke konten utama

sebuah semangat

berbagi tulisan dari seorang teman

Dalam membangun bisnis kita butuh banyak sekali pembelajaran.

Seperti judul tulisan saya diatas maksud dan tujuannya tentu ingin membuat teman2 partner bisnis ku yang seTia bisa terus dapat tumbuh di bisnis yang penuh cobaan ini.

Perlu kita semua ketahui,

tidak ada bisnis yg tdk beresiko! Besar kecilnya resiko tergantung kita ingin dapat hasil yang mana?

Mau dapat banyak hasil ambil resiko yang besar, begitu juga sebaliknya. Sayangnya banyak diantara kita yang mau dapat banyak tapi bermain dengan resiko kecil.

Maka hasilnya tentu tidak sesuai harapan!

Jika kita sudah mulai berani terjun di dunia bisnis maka sebaiknya kita sudah siap dengan segala resiko yang akan dihadapi.

Sebagai contoh:

Saat kita sudah mulai memiliki banyak sekali downline di jaringan kita maka kita sudah siap dengan segala bentuk pertanyaan dan permasalahan dari orang2 yang sudah ada dalam jaringan kita..

Sebenarnya berbisnis Oriflame tidaklah sulit, yang menjadi sulit saat kita tidak punya keinginan untuk menambah ilmu kita di bisnis ini. Yup ini yg sering terlupakan. Malas untuk keluar dari zona nyaman!!

Padahal semua ilmu bisa dipelajari dan di parktekan. Selanjutnya jadilkan sebuah kebiasaan rutin. Konsisten dengan apa yg kita pernah janjikan pada orang2 yang sudah kita ajak bergabung.

Kita tidak perlu menghandle semua orang yang ada di dalam daftar Activity Report.

Sudah ada system yang bisa membuat kerja kita mudah.

Kunci sukses di bisnis ini hanya menjadi:

*Mudahlah untuk menerima masukan dari upline karena mereka sudah lebih berpengalaman. Lebih baik kita tidak mengalami masalah yg pernah dialami oleh para senior dengan mengikuti arahannya sehingga mempercepat waktu pencapaian hasil.

*Anggap bisnis ini penting untuk investasi dimasa depan. Jangan lihat hasil sekarang tetapi 2-3 tahun ke depan. Maka bisnis ini pun akan memberikan hasil yg bernilai untuk kita.

*Jaga hubungan baik kepada upline, downline, dan crossline. Jika ada permasalahan cepat diperbaiki agar tidak berlarut2. Segera fokus pada tujuan yaitu mencapai keberhasilan yang efeknya jangka panjang.

Semua hasil terbaik bisa diraih jika kita bisa :

Nikmati penderitaan

Nikmati penolakan

Nikmati saat2 poin turun

Nikmati ditinggalkan downline

Semua kepahitan akan berbuah manis pada saatnya nanti.
Ikhlas adalah cara yang ternikmat untuk melepaskan diri dari belenggu kemarahan.

Jika kita sudah berani melakukan hal diatas maka semua akan menjadi indah pada saatnya nanti.

Ingatlah:

Hal kecil bs berdampak besar jika dikerjakan bersama2

Kebersamaan itu penting krn bs merubah hal kecil menjadi besar.

Bayangkan apa yg bisa diperoleh jika kita tidak menunda.

Disini kita tidak bekerja sendirian, tetapi melibatkan Team (ada management, organisasi, upline, downline).

Pernah dengar cerita tentang seorang CEO di Citibank Indonesia yang memulai karir sebagai seorang office boy di kantor tersebut, tetapi karena pemuda ini selalu belajar dari apa yg beliau kerjakan dikantor dan bekerja dgn sangat rajin sampai2 pekerjaan yg dilakukan oleh para manajer pun sanggup dikerjakannya dengan sangat cepat dan baik. Hingga karirnya makin lama makin meningkat dan pada akhirnya mencapai posisi tertinggi sebagai Vice President di Citibank Indonesia. Orang tersebut adalah Bp Sunarno yang ternyata juga seorang praktisi MLM. Rupanya lewat bisnis ini beliau bisa belajar tentang banyak hal sehingga menjadi seseorang yang diperhitungkan..

Dari cerita di atas bisa kita ambil kesimpulan bahwa perjuangan yang gigih akan berbuah manis pada akhirnya.

*Mari bersiap menerima tantangan.
*Jadilah orang yang berani melakukan pekerjaan yang tidak masuk akal (yang masuk akal sudah terlalu umum).
* Tidak perlu memperdulikan komentar sumbang di sekitar kita. *Segera tinggalkan lingkungan yang tidak mendukung kita.
*Cari komunitas yang sesuai dan mendukung agar energi kita bertambah setiap harinya.
*Hindari berdebat dengan orang yang tidak sepaham karena akan menguras energi kita.
*Cintai pekerjaan kita maka hasilnya akan luar biasa karena kita bekerja dengan tulus ikhlas.

Apapun hasil yg diperoleh itulah hasil dari yang kita kerjakan.

Berdoa dan berusahalah sekuat tenaga agar hasilnya sesuai dengan yang kita harapkan.

Semoga bermanfaat.

GO DIAMOND!!
by. Shinta Febiani

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Catatan PERJALANAN ...  Infrastruktur dan Bencana benar benar lupa dilupakan melupakan atau sekedar menunda dan menyimpannya untuk sementara.. Mimpiku masih sama.. travelling, melihat keindahan dan kekuasaan penciptaan alam semesta oleh sang Khalik bahkan isi media sosial yg kuikuti adalah foto-foto aku jalan-jalan, hingga komen mereka yg masuk adalah "mba ini kuliah lagi atau jalan-jalan mulu siyyy??? 'hehehehehe... bolehkan sekali dayung 2-3 pulau terlampaui sebenernya tuu ya.. foto2 travelling itu, adalah bagian dari perkuliahan lapangan yg dibuat oleh dosen mata kuliah di kampus, dosen yg tidak mau kami datang ke jogja hanya duduk kuliah, kost dan makan tidur belajar prof yg satu ini, menugaskan kami utk berkeliling jogja, melihat mengamati dan akhirnya menulis infrastruktur yg ada hal-hal yg tadinya lepas dari pengamatan hal-hal yg dianggap sepele hal-hal yg dirasa bukan urusan kita tampilan foto-foto ini adalah perjalanan selama kami melintasi jogja....
  "Kenapa sih sekarang cari jodoh sulit banget?" kalimat pembuka dari seorang gadis early thirty di depan gorengan dalam posko rumpi antar wanita 55, 43, 42, 32, 27 dan 23. Perwakilan generasi yang cukup melalui era yang berbeda dalam kancah perpolitikan dunia pencarian jodoh. “Jodoh simpel, gak perlu nyari, dikasih koq sama Ortu. Minimal dapet sepupu’” jawab si 55. Pastinya lahir dari zaman Siti Nurbaya. “Jodoh dimudahkan, ada rejekinya untuk setiap orang” si 43 yang bunyi “Iyup banget Teh, gak usah dikejar-kejar, dateng kok.” Sambil mengunyah dan mencolek sambel kacang teman gorengan. Ketambunannya tidak menghalangi si 42 untuk mengunyah. “Tapi iya koq, jodoh itu sulit. Zaman sekarang mencari Pria yang layak untuk dinikahi itu berat, lebih berat dari Rindu” persepsi si 32 kurang lebih sama dengan si 27 pencetus omongan. “Oh jdi begitu, makanya Mba lama juga baru nemu jodohnya. Karena mencari yang layak saja susah. Kalo sekarang saja sulit, terus 5 tahun lagi, bisa...