Langsung ke konten utama

Pilihan Kita

Pilihan kita akankah selalu benar?

duluuuu sekali.....
pernah ada yang bilang
"apa yang menimpaku tidak pernah SALAH
dan apa-apa yang SALAH tidak pernah menimpaku'

benarkah?
pastinya.. karena ALLAH pasti memberi yang terbaik untuk umatNya
karena ALLAH tidak pernah salah memberikan sebuah takdir
sama dengan pernyataan bahwa

'ALLAH memberikan sama dengan prasangka hambaNya'"
jadi Allah tidak pernah memberikan cobaan yang melampaui kemampuan hambaNya

maka.. mulailah dengan Perjuangan
aq memulai sebuah bisnis MLM (ha? MLM.. jangan sinis)
MLM adalah sebuah bisnis yang sangat mementingkan K.E.R.J.A K.E.R.A.S
sebetulnya tidak ada keuntungan yang cuma-cuma (sstt.. mungkin ada di tempat lain ya??)
di ORIFLAME (khususnya BOSSFAMILY)
qta baru dihargai kalo kita bekerja keras
tadinya saya ragu juga dengan MLM ini.. pastinya sama saja dengan yang lain-lain
tapi.. kali ini pilihan saya benar dan Allah memberikan jalan terbaik buat saya
Alhamdullillah bisnis ini berkembang
di BOSS Family qta semua keluarga..

saya menemukan pilihan yang benar

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Catatan PERJALANAN ...  Infrastruktur dan Bencana benar benar lupa dilupakan melupakan atau sekedar menunda dan menyimpannya untuk sementara.. Mimpiku masih sama.. travelling, melihat keindahan dan kekuasaan penciptaan alam semesta oleh sang Khalik bahkan isi media sosial yg kuikuti adalah foto-foto aku jalan-jalan, hingga komen mereka yg masuk adalah "mba ini kuliah lagi atau jalan-jalan mulu siyyy??? 'hehehehehe... bolehkan sekali dayung 2-3 pulau terlampaui sebenernya tuu ya.. foto2 travelling itu, adalah bagian dari perkuliahan lapangan yg dibuat oleh dosen mata kuliah di kampus, dosen yg tidak mau kami datang ke jogja hanya duduk kuliah, kost dan makan tidur belajar prof yg satu ini, menugaskan kami utk berkeliling jogja, melihat mengamati dan akhirnya menulis infrastruktur yg ada hal-hal yg tadinya lepas dari pengamatan hal-hal yg dianggap sepele hal-hal yg dirasa bukan urusan kita tampilan foto-foto ini adalah perjalanan selama kami melintasi jogja....
  "Kenapa sih sekarang cari jodoh sulit banget?" kalimat pembuka dari seorang gadis early thirty di depan gorengan dalam posko rumpi antar wanita 55, 43, 42, 32, 27 dan 23. Perwakilan generasi yang cukup melalui era yang berbeda dalam kancah perpolitikan dunia pencarian jodoh. “Jodoh simpel, gak perlu nyari, dikasih koq sama Ortu. Minimal dapet sepupu’” jawab si 55. Pastinya lahir dari zaman Siti Nurbaya. “Jodoh dimudahkan, ada rejekinya untuk setiap orang” si 43 yang bunyi “Iyup banget Teh, gak usah dikejar-kejar, dateng kok.” Sambil mengunyah dan mencolek sambel kacang teman gorengan. Ketambunannya tidak menghalangi si 42 untuk mengunyah. “Tapi iya koq, jodoh itu sulit. Zaman sekarang mencari Pria yang layak untuk dinikahi itu berat, lebih berat dari Rindu” persepsi si 32 kurang lebih sama dengan si 27 pencetus omongan. “Oh jdi begitu, makanya Mba lama juga baru nemu jodohnya. Karena mencari yang layak saja susah. Kalo sekarang saja sulit, terus 5 tahun lagi, bisa...