Langsung ke konten utama
Tuhan tidak pernah menjanjikan bahwa langit selalu biru, bunga selalu mekar, daun selalu hijau dan matahari selalu bersinar

Tapi.. Tuhan selalu memberi pelangi setelah hujan,senyum setelah kesedihan,berkah setelah kesulitan serta jawaban atas segala do'a

Hidup adalah tantangan ... hadapilah
Hidup adalah ujian ... menangkanlah
Hidup adalah cita-cita ... wujudkanlah
Hidup adalah tugas ... selesaikanlah
Hidup adalah kesempatan ... gunakanlah
Hidup adalah misteri ... ungkapkanlah
Hidup adalah janji ... tunaikanlah
Hidup adalah lagu ... nyanyikanlah
Hidup adalah tugas ... selesaikanlah
Hidup adalah teka teki ... pecahkanlah
Hidup adalah keindahan ... bersyukurlah

maka ..
yang membuat kita bahagia ... CINTA
yang membuat kita dewasa ... PENGALAMAN
yang membuat kita hancur ... PUTUS ASA
yang membuat kita maju ...USAHA
yang membuat kita kuat ... DO'A

Jangan takut terus bermimpi..
jangan menyerah
hidup bukan tujuan, namun sebuah perjalanan maka nikmatilah

by. Muthmainna A.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Catatan PERJALANAN ...  Infrastruktur dan Bencana benar benar lupa dilupakan melupakan atau sekedar menunda dan menyimpannya untuk sementara.. Mimpiku masih sama.. travelling, melihat keindahan dan kekuasaan penciptaan alam semesta oleh sang Khalik bahkan isi media sosial yg kuikuti adalah foto-foto aku jalan-jalan, hingga komen mereka yg masuk adalah "mba ini kuliah lagi atau jalan-jalan mulu siyyy??? 'hehehehehe... bolehkan sekali dayung 2-3 pulau terlampaui sebenernya tuu ya.. foto2 travelling itu, adalah bagian dari perkuliahan lapangan yg dibuat oleh dosen mata kuliah di kampus, dosen yg tidak mau kami datang ke jogja hanya duduk kuliah, kost dan makan tidur belajar prof yg satu ini, menugaskan kami utk berkeliling jogja, melihat mengamati dan akhirnya menulis infrastruktur yg ada hal-hal yg tadinya lepas dari pengamatan hal-hal yg dianggap sepele hal-hal yg dirasa bukan urusan kita tampilan foto-foto ini adalah perjalanan selama kami melintasi jogja....
  "Kenapa sih sekarang cari jodoh sulit banget?" kalimat pembuka dari seorang gadis early thirty di depan gorengan dalam posko rumpi antar wanita 55, 43, 42, 32, 27 dan 23. Perwakilan generasi yang cukup melalui era yang berbeda dalam kancah perpolitikan dunia pencarian jodoh. “Jodoh simpel, gak perlu nyari, dikasih koq sama Ortu. Minimal dapet sepupu’” jawab si 55. Pastinya lahir dari zaman Siti Nurbaya. “Jodoh dimudahkan, ada rejekinya untuk setiap orang” si 43 yang bunyi “Iyup banget Teh, gak usah dikejar-kejar, dateng kok.” Sambil mengunyah dan mencolek sambel kacang teman gorengan. Ketambunannya tidak menghalangi si 42 untuk mengunyah. “Tapi iya koq, jodoh itu sulit. Zaman sekarang mencari Pria yang layak untuk dinikahi itu berat, lebih berat dari Rindu” persepsi si 32 kurang lebih sama dengan si 27 pencetus omongan. “Oh jdi begitu, makanya Mba lama juga baru nemu jodohnya. Karena mencari yang layak saja susah. Kalo sekarang saja sulit, terus 5 tahun lagi, bisa...