Anak.. adalah anugerah yang luarbiasa di hidup kita
kita bahkan sering melupakan hal-hal yang bisa kita nikmati untuk kepentingannya
sebelum punya anak, kita adalah fashionista
tapi begitu ada mereka.. bahkan semua hal dicurahkan dan diserahkan padanya
Apa yang terjadi saat tiba-tiba
Ia harus pergi...
pergi dari kehidupan kita
bukan untuk menikah yang dengan nyata masih bisa kita lihat
tapi benar benar pergi untuk selamanya
benar benar pergi tanpa bisa menjabat erat tangan kita
pergi untuk tidak lagi mencium kedua pipi kita
pergi selamanya
dengan tiba-tiba
menghilangkan keceriaan
membawa pergi separuh hati kita
membawa pergi separuh keinginan kita untuk hidup ini
Apa yang terjadi pada hati ini..
Dunia pasti terasa runtuh
senyumnya, tawanya, tangisnya, cerewetnya.. bahkan omelan omelannya yang mewarnai hati ini
mewarnai hari-hari kita
selalu akan terkenang
bukan hanya hari ini
bahkan sampai akhir hayat
Kemarin..
masih ada ia dengan semua omelannya
keluh kesahnya
marahnya
cerewetnya
celoteh dewasa dan nasehat sok bijak
Tapi hari ini..
bahkan alam pun ikut menangis
segenap hati yang mengenalmu merasa kehilangan
Penyesalan sebagai Orang tua??
Kekesalan akan Nasib??
Kenapa Ia yang harus pergi lebih dulu ya Allah
Kenapa hanya dengan begitu mudah Ia meninggalkan kita
Harus marah pada siapa?
Mengamuk?
Menangis?
1001 hal yang tertinggal dan tersisa di hati ini
ya Allah..
kami tahu Anak hanya titipanMu
anak selalu punya dunia
anak selalu hidup di alamnya
tapi hati ini.. hati yg menjadi milikMu
tidak bisa berbohong
sudah sepenuhnya jatuh hati
Kami, Orang Tua
bahkan sanggup menggadaikan apapun untukny
Namun Allah lebih sayang
Janji syurga adalah milik mereka
Anak-Anak yang Kau ambil lebih dulu dari orang tuanya
Tabahkan hati dan ikhlaskan diri ini
(memory Ezy : 27 July 2013... Menjemput Takdir Syurganya..)
kita bahkan sering melupakan hal-hal yang bisa kita nikmati untuk kepentingannya
sebelum punya anak, kita adalah fashionista
tapi begitu ada mereka.. bahkan semua hal dicurahkan dan diserahkan padanya
Apa yang terjadi saat tiba-tiba
Ia harus pergi...
pergi dari kehidupan kita
bukan untuk menikah yang dengan nyata masih bisa kita lihat
tapi benar benar pergi untuk selamanya
benar benar pergi tanpa bisa menjabat erat tangan kita
pergi untuk tidak lagi mencium kedua pipi kita
pergi selamanya
dengan tiba-tiba
menghilangkan keceriaan
membawa pergi separuh hati kita
membawa pergi separuh keinginan kita untuk hidup ini
Apa yang terjadi pada hati ini..
Dunia pasti terasa runtuh
senyumnya, tawanya, tangisnya, cerewetnya.. bahkan omelan omelannya yang mewarnai hati ini
mewarnai hari-hari kita
selalu akan terkenang
bukan hanya hari ini
bahkan sampai akhir hayat
Kemarin..
masih ada ia dengan semua omelannya
keluh kesahnya
marahnya
cerewetnya
celoteh dewasa dan nasehat sok bijak
Tapi hari ini..
bahkan alam pun ikut menangis
segenap hati yang mengenalmu merasa kehilangan
Penyesalan sebagai Orang tua??
Kekesalan akan Nasib??
Kenapa Ia yang harus pergi lebih dulu ya Allah
Kenapa hanya dengan begitu mudah Ia meninggalkan kita
Harus marah pada siapa?
Mengamuk?
Menangis?
1001 hal yang tertinggal dan tersisa di hati ini
ya Allah..
kami tahu Anak hanya titipanMu
anak selalu punya dunia
anak selalu hidup di alamnya
tapi hati ini.. hati yg menjadi milikMu
tidak bisa berbohong
sudah sepenuhnya jatuh hati
Kami, Orang Tua
bahkan sanggup menggadaikan apapun untukny
Namun Allah lebih sayang
Janji syurga adalah milik mereka
Anak-Anak yang Kau ambil lebih dulu dari orang tuanya
Tabahkan hati dan ikhlaskan diri ini
(memory Ezy : 27 July 2013... Menjemput Takdir Syurganya..)
Komentar
Posting Komentar